BRMP TROA Eksplorasi Tanaman Obat di Maluku Utara untuk Dukung Pengembangan Produk Berbasis Hayati
Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Rempah, Obat, dan Aromatik (BRMP TROA) melaksanakan kegiatan eksplorasi tanaman obat di Provinsi Maluku Utara pada 6–10 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) bersama Hirata Corporation, Jepang, dalam mendukung pemanfaatan dan pengembangan sumber daya hayati Indonesia.
Kerja sama tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi potensi tanaman obat Indonesia yang memiliki manfaat kesehatan serta nilai ekonomi tinggi sebagai bahan baku pangan fungsional, kosmetik, toiletries, dan produk farmasi berbasis alami.
Dalam kegiatan eksplorasi ini, tim BRMP TROA melakukan pengambilan sampel berbagai tanaman lokal potensial, di antaranya daun kari, pinang, rimpang temulawak, serta beberapa jenis tanaman obat lainnya yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian dan pengujian.
Rangkaian kegiatan diawali dengan koordinasi teknis bersama BBRMP Maluku Utara. Selanjutnya, tim melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kota Tidore Kepulauan sebelum melaksanakan eksplorasi di Desa Gura Bunga, Kota Tidore Kepulauan, serta di Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk inventarisasi dan pengumpulan plasma nutfah tanaman obat potensial, tetapi juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan komoditas lokal berbasis sumber daya hayati.
Melalui kegiatan eksplorasi ini, BRMP TROA terus memperkuat perannya dalam perakitan dan pengujian tanaman rempah, obat, dan aromatik yang diarahkan pada pengembangan produk inovatif, bernilai tambah, dan berkelanjutan.
Diharapkan, hasil eksplorasi dapat memperkaya data keanekaragaman hayati Indonesia sekaligus membuka peluang pengembangan produk fungsional dan farmasi berbasis bahan alami yang memiliki prospek komersial dan daya saing di masa mendatang.